Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Ibu pejuang, pria sejati dan harapan para jomblo.

leave a comment »

Jenny McCarthy & Jim Carey

Jenny McCarthy & Jim Carey

Ternyata Jim Carrey tidak hanya bisa konyol di film, tapi bisa ‘dalem’ juga ngomongnya. Di “Oprah Show” MetroTV ( Minggu, 19/4/2009 ) yang menghadirkan ‘warrior mom’ ( ibu pejuang ) bernama Monica dan suaminya, Toni, si pria sejati, Jim menyemangati para jomblo/ lajang begini,”Tuhan menciptakan alam semesta beserta isinya, menciptakan kita manusia, menciptakan hewan, tumbuhan, menciptakan Grand Canyon, Niagara, pastilah Dia bisa menghadirkan pria yang mencintaimu, bagaimanapun keadaanmu sekarang. Mintalah pada-Nya dan yakinlah.”

Lihatlah Monica yang terinfeksi bakteri pemakan daging setelah persalinan putri keduanya hingga kedua tangan dan kakinya diamputasi, ternyata masih didampingi oleh Toni dengan setia dan penuh perhatian. Bandingkan dengan pria yang keinginan tak dipenuhi istri lalu selingkuh ( begitu saja/ it just happens ) dengan wanita lain. Toni jelas makhluk langka. Sampai hadirin bertanya,”Hai Toni, punya adik ? Punya sepupu ?” Umhh… sebuah tayangan yang merilekskan dan penuh harapan. Oprah yang dermawan, Jenny McCarthy ( punya anak autis yang umur 12 tahun baru bisa ngomong ‘mama’, setelah diajari 10 tahun ) dan Monica yang gigih, Jim Carrey dan Tony yang setia, serta penonton yang energik dan jenaka. Good show.

Jenny McCarthy dgn putranya yg autis

Jenny McCarthy dgn putranya yg autis

Dari tayangan ini, saya tahu ibu yang anaknya autis, sangat sedih, karena meski bisa memeluk anaknya, ia tak bisa berinteraksi dengannya. Si anak seperti berada di dunia lain. Dibutuhkan cinta yang dalam untuk bisa menerima kehadiran anak autis. Cinta, hanya dengan kehadirannya saja, tak perlu memenuhi atau menjadi seperti keinginan kita. Sementara kesedihan Monica karena ia tak bisa mengajari putri keduanya itu cara menyisir, memakai kaos kaki dan hal2 lain yang dulu dilakukan Monica dengan putri pertamanya.

Monica & Tony Jorge ketika menikah di rumah sakit, setelah diamputasi kedua tangan dan kakinya.

Monica & Tony Jorge ketika menikah di rumah sakit, setelah diamputasi kedua tangan dan kakinya.

Ternyata, tiap orang punya medan pertempurannya sendiri. So, tak perlu mempertanyakan Tuhan dengan ‘why me’ ( ‘mengapa saya’ yang ditimpa celaka/ kesusahan ). Karena saat kita diberi-Nya kegembiraan dan kelimpahan kita juga tak menanyakan ‘why me’. ( Vitri, 20/4/2009 )

Written by Nanin Topi

21/04/2009 pada 10:15

Ditulis dalam resep cinta

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: