Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Komentar terakhir

leave a comment »

Botski –  dikirim pada tanggal 2009/07/25 pukul 08:21

Goood

Hani Muchtar – dikirim pada tanggal 2009/05/19 pukul 05:47

em kayanya enak nih suami saya pasti suka, soalnya dia suka banget mie ayam

nanbija –  dikirim pada tanggal 2009/05/19 pukul 11:15

@ Hani Muchtar :

Emang enak sih, saya udah nyoba. Pada rebutan tuh makannya. Siapa sih yang nggak suka dimasakin ? Apalagi dengan cinta. Beda rasanya. Trims tanggapannya.

M Shodiq Mustika – dikirim pada tanggal 2009/04/28 pukul 09:41

Hmmmm… Saat ini aku mungkin sulit terapkan saran di atas. Abis, anak-anak selalu ikut ke mana pun kami pergi. Jadilah kami tinggal berdua hanya ketika di rumah, ketika anak-anak pergi bersekolah atau pergi ikut paman/bibinya. Ada saran lain?

nanbija

dikirim pada tanggal 2009/04/28 pukul 11:45

@ M Shodiq Mustika :

Bagaimana kalau sekali waktu, misalnya sebulan sekali, paman/ bibi menjaga anak2 anda di rumah, lalu anda dengan pasangan makan malam romantis di restoran favorit, jalan2 cari angin, nonton bioskop, mengunduh lagu kesukaan bersama di toko musik atau apapun kegiatan bersama yang kalian sukai. Hanya berdua saja, seperti pacaran dulu.

Anda kenal penyanyi kulit hitam Seal ? Dia dengan istrinya, Heidi Klum, tiap tahun mengulangi ritual pernikahan di HUT perkawinan mereka. Kata Seal, jika tidak disengajakan untuk menyediakan waktu khusus seperti itu, cinta mudah memudar. Yang terjadi hanya rutinitas. Suami istri seperti sodara-an aja. Nggak ada greget dan getaran lagi. Nah, kalau udah pada loyo begitu, lalu ada orang ketiga yang menyanjung dengan tampilan fresh/ baru. It just happened, deh… Kasihan pasangan hidup, anak dan keluarga besar kita.

Jadi, sempatkan diri menghangatkan cinta kalian. Dengan kemesraan diantara kalian, anda dan pasangan makin perhatian satu sama lain. Dan, anak2 bisa meraba kebahagiaan itu dengan observasinya. Mereka akan maklum, dan bersedia mengurangi kenyamanannya untuk kebahagiaan orang tuanya. Yang paling membahagiakan anak adalah melihat orang tuanya mesra dan bahagia. Percaya, deh. Karena saya juga pernah jadi anak.

Demikian, saran lanjutan dari saya. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.

Sepasang angsa yang serasi

Sepasang angsa yang serasi

Written by Nanin Topi

01/05/2009 pada 13:16

Ditulis dalam komentar terakhir

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: