Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

600 juta USD dari kantong warga Indonesia dihabiskan di rumah sakit Singapura.

leave a comment »

Singapura telah lama menjadi tujuan wisata kesehatan bagi warga mancanegara. Sejajar dengan wisata belanja dan pusat bisnis yang telah menjadi trade mark sebelumnya. 80 maskapai penerbangan yang menghubungkan negara kota ini dengan berbagai negara di penjuru dunia memudahkan akses pengobatan. Dengan infrastruktur lengkap dan sumber daya manusianya, Singapura menyedot sekitar 400.000 pasien mancanegara tiap tahun. Tercatat sedikitnya 14 rumah sakit besar yang tergabung dalam berbagai grup di sini. Fasilitas kesehatan juga bertebaran di Mal Lucky Plaza, Paragon, Ngee Ann City ( Takashimaya ) di Orchard Road.

Singapura kerap dijadikan rujukan pasien asal Indonesia, dengan pertimbangan gengsi, pelayanan medis baik serta peralatan lengkap. Dalam catatan Parkway Health Group, dalam setahun kunjungan pasien di 3 rumah sakit mereka ( Mount Elizabeth Hospital, Gleneagles Hospital, East Shore Hospital ) mencapai 150.000 orang. 70% -nya pasien lokal. Meski terbilang mahal untuk ukuran Indonesia dan negara Asia lainnya, tapi biaya berobat di Singapura masih 40% lebih murah dibanding Amerika. Ada 12.689 pasien rawat inap selama 2008 di 3 rumah sakit tadi. Kebanyakan berasal dari Jakarta, berupa penanganan kanker, bedah jantung, bedah tulang dan bedah umum. Pasien rawat jalan sekitar 30-35 orang perhari, kata Kamaljeet Singh Gill, Chief Marketing Officer Global Corporate Marketing dari Parkway Health.

Parkway Health, Singapura

Parkway Health, Singapura

Persaingan bisnis dan ketatnya kompetisi antar penyedia layanan kesehatan ternyata cukup menguntungkan pasien. Parkway Health mengumumkan tarif pahe ( paket hemat ) untuk sejumlah layanan medis khususnya bedah, Rabu ( 29/4/2009 ). Ditawarkan dalam 34 paket prosedur bedah mencakup ; bedah kardiologi, THT, pencernaan, bedah umum, bedah saraf, kebidanan, ginekologi, mata, bedah tulang, urologi, termasuk biaya rawat inap, juru rawat, alat2, dokter dan implant untuk beberapa bedah tertentu. All in one. Pasien tak perlu pusing dengan biaya lain2. Tarif miring 20-30 % dari biaya normal, dengan jaminan tak ada pelayanan yang dipangkas dan kualitas tetap terjaga. Pahe ini berlaku untuk pasien yang tak punya komplikasi, setelah pasien memenuhi beberapa persyaratan.

Dr.Lim Cheok Peng, CEO Parkway Holding Limited, mengatakan,”Kita sangat memahami kondisi krisis global yang dialami. Semua tarif paket, hasil evaluasi kita selama setahun dan sepakat menurunkannya. Kita bahkan rela mengurangi tingkat pendapatan kita.” Beberapa paket yang ditawarkan kompetitif dengan tarif di Indonesia. Misalnya tarif bedah jantung koroner di sana tak jauh berbeda dengan di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Dengan jurus2 rumah sakit di Singapura ini, para pengelola rumah sakit di Indonesia mestinya waspada. Memang, aturan promosi di negeri kita masih dibatasi koridor etis tertentu. Publikasi jenis layanan pengobatan tak lazim/ etis dilakukan rumah sakit lokal. Tarif murah tak harus identik dengan pelayanan seadanya seperti pasien Jamkesmas. Inovasi dan terobosan baru sangat diperlukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Menkes Siti Fadilah Supari menyayangkan banyaknya rupiah yang tersedot ke luar negeri untuk biaya pengobatan selama ini. 600 juta USD dihabiskan 100.000 warga Indonesia dari tahun 2003-2008 untuk itu. Jika tak diantisipasi, tarif layanan kesehatan di Singapura nanti tak jauh berbeda dengan Indonesia, tapi dengan kualitas yang lebih bagus. Bisa2, rupiah makin banyak menggelontor ke luar, layanan kesehatan dalam negeri tetap jalan di tempat. ( PR, 6/5/2009 )

hit counters
hit counter

Written by Nanin Topi

29/05/2009 pada 09:28

Ditulis dalam resep sehat

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: