Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Wisata kuliner opak di Kab. Bandung

leave a comment »

Opak

Opak

Opak, jajanan tradisional dari beras ketan, bagi warga Kampung Sukamanah, Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, menjadi sumber penghasilan. Ketrampilan membuat penganan ini diwariskan turun temurun. Di Sukamanah ada 8 perajin opak, diantaranya pasangan Agus ( 58 ) dan Euis ( 53 ), generasi ke-3 pembuat opak. Sejak tahun 1985, mereka mempopulerkan makanan tradisional tsb ke wilayah Kabupaten Bandung.

Untuk produksi opak dan kolontong, Agus menghabiskan 50 kg per harinya, dengan harga Rp.9500 per kg. Seminggu sekali Agus memperoleh 5 kuintal beras ketan dari Cisewu. Beras ketan itu kemudian dicampur dengan bumbu dan ditumbuk ( ditutug ). Lalu dileak ( dicetak dengan tangan ) dan dijemur. Opak mentah selanjutnya disangrai hingga mengembang. Setelah itu dibersihkan dari sisa pasir dan dikemas untuk dijual seharga Rp.30.000 per kg-nya.

Menurut Agus, opak dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Kab.Bandung. Sebagian lain memilih berjualan di toko depan rumah mereka. Opak tak hanya enak dinikmati, namun juga menarik melihat proses pembuatannya hingga layak dibuat wisata kulinernya. ( PR, 17/5/2009 ).

Written by Nanin Topi

05/06/2009 pada 08:18

Ditulis dalam review

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: