Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Ingin anak hebat ? Apresiasi kelebihan & kebaikannya.

leave a comment »

Siapa tak ingin punya anak hebat ? Berprestasi, saleh dan kaya adalah karakteristik dambaan orang tua pada anaknya.”Mudah,” begitu kurang lebih jawaban singkat psikolog dan konsultan parenting Novian Triwidia Jaya jika ditanya trik membentuk anak hebat.

anak belajar dibimbing orang tua dengan sabar dan penuh apresiasi

anak belajar dibimbing orang tua dengan sabar dan penuh apresiasi

Tidak harus melulu berpikir uang untuk investasi pendidikan calon “si hebat” anda. Orang tua bisa berinvestasi dalam bentuk apresiasi. Apresiasilah selalu kelebihan dan prestasi anak. Dalam lokakarya “Rahasia Membentuk Anak Saleh, Pintar dan Kaya” yang diadakan “Female Radio” di Aula SD Istiqomah Bandung beberapa pekan lalu, Novian menuturkan, pujian dan bentuk apresiasi lain orang di sekitar anak, mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak, dan mempermanenkan perilaku baik mereka.

“Sepintar apa pun anak, kalau tidak didasari percaya diri, tidak akan terbentuk. Di sisi lain, jika anak sudah percaya diri, namun orang tua dan sekitarnya tak mendukung, akan sama hasilnya,” katanya. Novian mencontohkan, seorang anak dengan IQ 80 dan kepercayaan dirinya luar biasa.”Namun IQ-nya tak naik2. Setelah ditelusuri, ternyata ibunya pendiam dan ayahnya tak menunjukkan kebanggaannya atas prestasi sang anak. Jadi tanpa percaya diri, kecerdasan si anak cenderung tak terbentuk,”ujarnya.

Orang tua tak perlu khawatir atas kecerdasan anak. Yakinlah bahwa anak anda itu cerdas.”Saat lahir, kita itu sudah melewati uji teknis. Istilahnya sudah memenuhi ISO ( standar internasional ). Tinggal bentukan dari lingkungan saja,” katanya. Dunia sekolah cenderung membentuk kecerdasan visual spasial, linguistik ( bahasa ), dan logik matematik anak. Namun tidak untuk kecerdasan interpersonal, intrapersonal, musik dan kinestatik.

Pendekatan orang tua, akan membantu menemukan keunikan dan kelebihan anak. Kecerdasan tiap orang itu berbeda-beda. Dengan mengetahui karakter atau pola bawaan anak, dapat memudahkan proses pembentukan mereka. Untuk mengetahui kelebihan anak, orang tua mencarinya setiap hari selama 21 hari. Usahakan berbeda setiap hari. Jadi otak anda akan terprogram hanya mencari kelebihan anak. Di sisi lain, anak akan merasa aman di dekat anda dan rasa percaya diri anak akan meningkat.

Setelah menemukan kelebihan tadi, kuncilah kelebihan tadi dengan metode Locking & Attribution. Kita lihat kemampuan dia yang positif. Setelah itu kita bisa menguncinya dengan mengatakan,”Eh, kamu pintar, pasti kamu bisa deh”. Kalau kemampuan dia meningkat, kita lock lagi.

Jangan sampai anak anda berkisah,”Dulu ada teman kami yang pintar di kelas, tapi sekarang malah jadi anak buah dari teman yang dulunya biasa saja.” Itu karena tidak ada apresiasi dari lingkungannya.( PR, 27/4/2009 )


free html visitor counters
hit counter

Written by Nanin Topi

22/06/2009 pada 08:35

Ditulis dalam resep cinta

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: