Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Rp.60 juta perbulan dari bisnis kue kering Lebaran

with one comment

Lebaran serasa tak lengkap dengan kehadiran ketupat, opor juga kue kering di toples.

Lebaran serasa tak lengkap tanpa kehadiran ketupat, opor juga kue kering di toples.

Menjelang Lebaran, selain pakaian, berburu kue kering menjadi salah satu tradisi. Biasanya, jauh2 hari sebelum lebaran, masyarakat sudah mulai disibukkan dengan aktivitas membuat atau membeli kue. Tak heran, para pebisnis kue selalu kebanjiran ordes setiap menjelang lebaran.

Seperti dialami Thinne Anggraeni ( 32 ), warga Jl.Pondok Mutiara Indah IX no.11, Pondok Mutiara Estate, Cimahi. Menjelang lebaran, ia sudah mendapat pesanan hingga ribuan toples. Pengirimannya pun beragam, tak hanya kota Cimahi, tapu juga ke Jakarta, Bekasi, Cilegon dan daerah lain.

Bisnis kue terbilang menjanjikan. Promosi dari mulut ke mulut yang selama ini dilakukan Thinne membuahkan hasil cukup baik. Jejaring sosial Facebook yang tengah marak di kalangan masyarakat pun dimanfaatkan Thinne sebagai salah satu media promosinya.

Pada hari biasa, omzet perbulannya berkisar Rp.3 juta – 5 juta. Namun, saat Ramadhan, omzetnya meningkat, hingga Rp.60 juta perbulan. Beberapa bulan sebelum lebaran, Thinne bersama suami melakukan tebar tester kue di beberapa tempat. Cara tsb sangat efektif untuk memperkenalkan kue miliknya. Biasanya ia hanya membuat sekitar 30 toples perhari. Selama Ramadhan, Thinne bisa membuat lebih dari 1.500 toples kue perhari. Tidak hanya dijual satuan, Thinne pun menawarkan beberapa paket kue sesuai permintaan pembeli dengan harga terjangkau.

Ibu beranak satu ini sudah lebih 12 tahun menekuni usaha pembuatan kue. Beraneka jenis kue sudah diciptakan. Berbekal resep dari sang nenek, Thinne memulai bisnis ini sejak duduk di bangku kuliah. Promosi dari mulut ke mulut masih menjadi andalannya hingga saat ini. Kue buatan Thinne yang menjadi favorit para pelanggan adalah kastangel dan nastar keju. Pembuatannya yang tanpa bahan pengawet membuat kuenya laris manis bak kacang goreng.

Harga gula yang melangit saat ini tak menjadi masalah baginya.”Setiap tahunnya pasti terjadi kenaikan harga sembako, termasuk gula. Saya selalu mempersiapkannya jauh2 hari agar bisa tetap memenuhi permintaan pelanggan,” katanya. ( PR, 15/9/2009 )


hit counters
hit counter

Written by Nanin Topi

16/09/2009 pada 09:56

Ditulis dalam review

Tagged with

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Sukurlah sudah banyak order.
    Itu pasti ada rahasianya, he…he…he..
    apalagi tidak pakai pengawet

    Salam sukses
    http://cariuang.tk

    molinbangunan

    16/09/2009 at 10:06


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: