Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Tanda2 suami selingkuh yang benar2 tobat & cara mempertahankan pria.

with one comment

Suami selingkuh, sungguh tamparan keras bagi kehidupan perkawinan.

Suami selingkuh, sungguh tamparan keras bagi kehidupan perkawinan.

“Saya sudah bisa memaafkannya ( suami selingkuh ). Namun, apakah benar ia sudah insyaf dan bertobat tidak melakukannya lagi ? Saya jadi selalu waswas,” ujar seorang teman, cemas. Apakah  ciri atau tanda2 pasangan benar2 menyesali perbuatannya dan takkan mengulangi ?

“Mengenali pasangan yang sudah bertobat atau hanya di mulut saja dapat dilihat dari perilakunya,” ujar Siti Qodariah, psikolog perkawinan, dosen di Fakultas Psikologi Unisba. Beberapa tanda seseorang telah insyaf dan tak mengulangi kesalahannya di masa lalu :

  • Memutuskan hubungannya dengan teman2 yang tidak baik ( pasangan selingkuhnya ), meninggalkan lingkungan di mana ia bisa tergoda. Ia mulai menjalin hubungan dan bergaul dengan orang2 saleh, ikut kegiatan positif, olahraga, hobi atau pengajian.
  • Menghentikan semua perbuatan maksiat dan rajin mengerjakan ibadah. Shalat dan puasanya rajin.
  • Menangis menyesali diri, menampakkan perilaku menyesal dengan sungguh2 diiringi perubahan perilaku.
  • Mengembalikan hak2 yang telah ia dzalimi, misalnya memuliakan istrinya dengan cara bertambah baik, makin sayang, memperbaiki pola komunikasi, bicara terbuka mengapa hal itu terjadi, mengungkapkan apa yang diharapkan masing2 dari pasangan serta merencanakan apa yang dilakukan ke depan.

Setelah mengenali tanda2 itu, bukan berarti semua aman dan baik2 saja seterusnya, tetap perlu “pembinaan” dan rambu2 agar pasangan tak melenceng lagi. Beberapa cara yang disarankan :

  • Sesekali menghabiskan waktu hanya sendirian, ini bisa memperkuat ikatan. Karena saling berjauhan, masing2 pihak menjadi punya banyak cerita dan ide untuk dibagi bersama. Saat istri sedang tidak bersama suami, pikiran istri justru menjadi tertuju pada suami dan muncul rasa rindu untuk bertemu dengan suami dan sebaliknya. Namun, cara ini juga tidak bisa dilakukan terlalu sering. Terlalu sering berjauhan justru bisa mengundang pihak ketiga.
  • Mempercayai insting. Secara alami, setiap wanita punya intuisi pada sesuatu yang tak beres. Jadi, bila istri tak menerima kabar apa pun dari suami selama 2 hari, istri patut curiga. Apalagi sekarang komunikasi sudah demikian mudah, tak cuma lewat telepon, tetapi juga SMS, e-mail atau instant messenger.
  • Mungkin ia akan selingkuh lagi. Pria selingkuh, bukan cuma karena rasa cinta yang mulai luntur, tetapi juga rasa penasaran, pemuasan ego, sulit menahan godaan yang sudah di depan mata. Sebuah survey menyebutkan, pria cenderung melakukan perselingkuhan 2 kali. Jadi, bila suami punya sejarah pernah selingkuh dengan mantan kekasihnya, jangan terlalu mudah percaya dengannya. Saat mencari suami sejak awal, sebaiknya kenali riwayat hidupnya. Jangan mau menerima kucing dalam karung.
  • Ingin melindungi. Meski di dunia kerja, anda melihat kaum pria seolah tak mau kalah bersaing dengan wanita, namu sebenarnya mereka punya kebutuhan untuk melindungi wanita, menjadi orang yang dibutuhkan oleh orang yang mereka cintai. Jadi, meski istri adalah wanita mandiri yang mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tak ada salahnya mengizinkan suami menunjukkan sisi maskulinnya.

( PR, 4/10/2009 )

free html visitor counters
hit counter

Written by Nanin Topi

07/10/2009 pada 13:55

Ditulis dalam resep cinta

Tagged with

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Bagaimana jika suami berulang kali melakukannya? padahal ia berjanji untuk berhenti. dan kita tak tau apa yang ia lakukan diluar rumah? ini terjadi pada saya pribadi, mohon bantuannya, trimakasih

    wuri

    30/03/2010 at 05:06


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: