Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Archive for the ‘pesan kehidupan’ Category

Kekuatan dalam kesederhanaan

leave a comment »

Mario Teguh di “Golden Ways” pernah mengatakan ; Kekuatan dalam kesederhanaan, hanya orang yang mengerti yang bisa memahami kekuatan seperti itu. Rasanya sulit bersikap sederhana dewasa ini. Di kala nilai seseorang ditentukan oleh merk baju yang dikenakan, ponsel yang digunakan, mobil yang dikendarai dan berapa rumah yang dimiliki. Pandangan orang langsung menghujam ke bawah ketika seseorang mencoba tampil sederhana. Ia tak diikutsertakan dalam kegiatan sebuah kelompok. Ia tak masuk daftar undangan pengajian di rumah gedongan, tetangganya. Petugas parkir mentertawakan mobil keluaran lama yang ingin diseberangkan seperti mobil keluaran terbaru di depannya, padahal ia membayar harga parkir sama banyaknya. Kasir supermarket tak menggubris permintaan pembeli ndeso yang membawa belanjaan sama banyak dengan pembeli sebelumnya. Bahkan matanya mengabaikan kehadiran pembeli ndeso ini, walau ia memberi keuntungan sama besar bagi toko majikannya. No eye contact. Nggak level. Is it ?

Pencitraan material begitu intens di media audio visual kita. Sampai orang melupakan kebenaran. Sampai orang berani korupsi. Karena masyarakat permisif dengan perilaku buruk, mengedepankan pencapaian fisik. Orang di penjara karena korupsi dan KDRT bukan akhir dunia, toh mobil masih mewah, rumah masih mentereng, masyarakat masih tertawa-tawa menyambutnya. Tidak ada hukuman sosial. Mana mau kapok ? Bandingkan dengan kasir yang langsung buang muka, di depannya ada orang kampung bawa keresek besar. Hukuman sosial langsung dikenakan pada orang yang berpenampilan sederhana dan jujur. Orang langsung kapok miskin, lalu ramai2 korupsi atau menyuap untuk memperoleh status. Ungkapan It’s good to be important, but more important to be good. Knowlegde is power, but character is more. Memang, hanya dipahami orang yang bening hati. Karena luas wawasannya, ia paham makna kehidupan. Paham apa yang benar2 berarti. Kekuatan dalam kesederhanaan hanya bisa dibaca oleh orang2 langka ini. Siapkah anda hanya dikenali oleh mereka yang segelintir ini ? Siapkan mental baja menghadapi sisanya.

Cara meraih kebahagiaan.

Berpikirlah bahwa ;

  • Ketika kita minta disabarkan oleh-Nya, Allah akan mendatangkan orang dengan peran tertentu untuk memberi peluang bersikap sabar pada kita sehingga Allah bisa menilai sikap kita terhadap orang tsb, untuk diberi pahala jika pantas.
  • Seorang yang sudah damai, gembira, berani biasanya akan berupaya. Itulah untungnya orang beriman dengan benar.
  • Strategislah dalam menyampaikan rahasia hati anda. Jika masih jadi pemulung, katakan anda sedang membuat pengait yang lebih baik dan berusaha menjualnya. Jangan langsung bilang akan jadi menteri atau punya pabrik tapioka, agar tak ditertawakan orang. Sedikit demi sedikit dan masuk akal, sampai orang bisa dan siap menangkap informasi dari anda.
  • Anak raja yang berhasil, dibanding anak pemulung yang berhasil akan berbeda derajat keberhasilannya. Penting juga mengetahui dari mana anda memulainya sehingga kesuksesan itu terasa fenomenal.
  • Hak kebahagiaan milik semua orang. Tapi pastikan dulu, sebelumnya anda sudah berupaya bersungguh-sungguh, memantaskan diri untuk menerimanya. Cara bahagia adalah dengan cara menyingkirkan hal2 yang tak membahagiakan.
  • Kekuatiran yang banyak adalah ketakutan. Takutlah hanya pada Allah. Jangan takut pada lainnya ( kehilangan jabatan, gaji, dll ), karena Allah penjamin semua urusan. Saya + Allah = cukup. Allah akan memelihara orang2 yang menyiarkan kebaikan pada manusia.
  • Native Dean, grup musik hip hop muslim di Amerika. Salah satu anggotanya bernama Abdul Malik. Ia pernah belajar ilmu silat di Indonesia dan kini mengajar silat di Washington, AS. Syiar Islam yang unik, juga salah satu cara membahagiakan diri, menenangkan hati.

Written by Nanin Topi

11/12/2009 at 09:46

Ditulis dalam pesan kehidupan, resep cinta

Tagged with ,

Cinta tak bersyarat, mata berbinar & anak2 yg memukau

leave a comment »

Menggemaskan melihat anak kecil berpolah lucu. Yang saya lihat di tayangan Oprah Show ( 6/9/2009 ) tak hanya lucu tapi juga memukau. Mereka adalah penari gelang dari Selandia Baru, baru 6 tahun usianya. Penari breakdance dari Seatle, AS, baru 7 tahun. Penyanyi yodel dari Tennese, AS, 13 tahun. Kyle Jones, penari tap dance, 13 tahun. Graham, penghafal serba serbi presiden Amerika, 7 tahun. Dalton, pembicara yang bercita-cita menjadi reporter teve, 13 tahun. Michael Province, violin virtuoso, sejak 6 tahun. Connie Talbot, penyanyi cilik semerdu lagu “Ben”-nya Michael Jackson, 7 tahun. Manusia karet yang beraktraksi profesional, 12 tahun.

Pemegang sabuk hitam, beratraksi dengan mata tertutup kain dan senjata, baru 13 tahun. Saya ingat juga bocah perempuan, 6 tahun, meniru tepuk tangan penonton yang terkagum padanya yang hafal lokasi manapun di peta dunia. Juga ada Charice, 16 tahun, yang duet dengan Celine Dion menyanyikan “Power of Love” dengan suara menggetarkan di panggung spektakuler dengan ribuan penonton. Merindingkan bulu kuduk. Charice mengubah trauma hidupnya ( melihat ayah menembak ibunya ), lubang hitam di hatinya, menjadi energi luar biasa untuk menjadi seseorang yang bisa menghidupi sekaligus melindungi ibunya yang teraniaya. Ia sudah mengangankan itu sejak umurnya 3 tahun. Di kamar, ia menggambar penyanyi idolanya, Celine Dion. 13 tahun kemudian papan visual di benaknya terwujud !

Unconditional love ( cinta tak bersyarat ) memang luar biasa. Keajaiban2 yang dititipkan Allah pada anak manusia, bisa dikeluarkan orang tua dengan memberi cinta sepenuh hati. Siapa bilang, orang sulit cari makan jaman sekarang ? Allah menciptakan manusia lengkap dengan rejekinya. Buktinya, para orang tua yang jeli melihat bakat anaknya dan mengasahnya dengan bijak seperti contoh di atas. Anak hanya ingin kehadiran utuh dan cinta orang tuanya. Dipandang dengan mata berbinar oleh ayah ibunya setiap bersua dengannya. Do you see me ? Love me back. Jika itu dilakukan dengan tulus, tahu2 orang tua tak perlu pusing dengan penghasilan untuk menghidupi keluarga. Anak2 yang diasuh dengan benar sudah memberi kecukupan baginya, jiwa raga.


“Apel busuk” yang dengki dan pendendam

Di sisi lain, saya juga melihat sesepuh, 73 tahun, yang gampang percaya omongan bunglon penipu. Tak cukup percaya diri menggunakan akal sehatnya untuk menyimak kebenaran yang diargumentasikan anak muda tentang penipu itu. Pensiunan, 64 tahun, masih menggunakan intimidasi dan kebohongan untuk mencoba mengendalikan gadis muda untuk mengatrol nilai tawar dirinya di depan istrinya, pasca stroke 4 kali. Pensiunan guru, 77 tahun, yang masih mengandalkan perdukunan dan status “sesepuh”-nya untuk menilep uang sewa kontrakan milik mantan majikannya. Pensiunan guru SMP, 67 tahun, yang merasa terpandang di lingkungannya dan mengecilkan siapapun lawan bicaranya. Setelah sekarat, kerasukan, ketahuan menggunakan jimat untuk menjaga harta bendanya, nenek ini masih tak sudi mendengar saran tetangga2nya. Dan sederet orang lainnya yang mengandalkan teror, intimidasi, manipulasi dan akal bulus untuk mendapatkan keinginannya atau mengisi perutnya. Iri dendam adalah tabiatnya. Iri adalah sifat yang merusak semua kebaikan, kata Quraish Shihab, suatu pagi.

Si sirik tak punya kebisaan lain. Isi otaknya hampir kosong karena malas belajar. Merasa sudah pakar melebih siapapun. Orang pandai pada standar normal ( agama, adat, norma universal ), di matanya adalah orang paling goblok, karena ia punya standar nilai sendiri yang dia reka2 ketika melamun di kegelapan. Ia menghormat pada uang dan keuntungan yang bisa diperolehnya, bukan manusia dengan kejujuran dan kebaikannya. Ada uang abang sayang, tak ada uang abang melayang adalah mottonya. Habis manis sepah dibuang. Tak bisa membaca kebaikan orang, apalagi berterima kasih dan membalas kebaikan itu. Dipikirnya perolehan itu hasil kepintaran dan usahanya sendiri. Seharam apapun adalah prestasi baginya. Mengakali orang baik menjadi hal yang membanggakannya. Senyum seringai langsung menghiasi bibir tipisnya. Meski, belum 1 meter ia meninggalkan anda. Perwujudan setan yang nyata. Sungguh menantang dan melecehkan.

Dan orang2 sesat ini lebih banyak daripada orang2 baik. Tak heran, jika hanya 1 dari 1000 orang yang masuk surga. Anda lebih sulit menemukan orang yang benar2 berkualitas sekarang ini. Berintegritas tinggi sekaligus mengabdi pada kebenaran sejati. Berani meniti jalan sulit, sesepi dan sengeri apapun jalan kebenaran itu. Banyak orang memilih mencari selamat sendiri. Go to hell kesusahan orang lain. “Apel2 busuk” ini adalah anak2 yang tak pernah dewasa. Yang tak mengenyam cinta tak bersyarat dari masa kecilnya. Cinta tak bersyarat adalah kemampuan seseorang untuk mencintai apa adanya. Dari lahirnya, keadaan terburuknya, anak perlu yakin bahwa ia selalu dicintai, dengan atau tanpa berbuat sesuatu.

Wahai, orang tua .. hadirlah dan cintailah buah hatimu.


Written by Nanin Topi

11/12/2009 at 09:40

Yoyo, main botol, skate board : sungguh2 dalam sekecil apapun peran anda di dunia

leave a comment »

Yoyo, ingat masa kecil dulu.

Yoyo, ingat masa kecil dulu.

Nggak nyangka, dengan menekuni yoyo seseorang bisa melanglang buana ke penjuru dunia, mendapat penghasilan memadai juga prestasi membanggakan. Di acara “Kick Andy”-Metro TV, seorang remaja Indonesia sudah membuktikan. Dengan cantik, ia memainkan yoyo kesayangannya ke udara, layaknya pemain sirkus handal, selama beberapa menit. Mempesona. Bukan hanya akrobatiknya, tapi ketekunan untuk mengolah dolanan anak2 itu menjadi atraksi menghibur.
Ia juara dunia yoyo. Ia anak Indonesia. Saya bahkan tak tahu ada kejuaraan untuk permainan masa kecil saya. Si remaja merancang sendiri benda kecil bulat itu, mendapat royalty desain yoyonya dari perusahaan Amerika. Selain itu, ia punya komunitas yoyo dan murid2 yang rajin belajar bermain yoyo padanya. Senang melihat keceriaan dan inovasinya.

Akrobatik dengan skateboard. Mendebarkan.

Akrobatik dengan skateboard. Mendebarkan.

Berikutnya, berjumpalitan di udara seorang remaja dengan tampilan cuek dan papan skate board. Ia pemenang kedua kejuaraan dunia skateboard. Dengan keterbatasan/ ketiadaan fasilitas permainan ini di Indonesia, si remaja mampu mengalahkan rekan2-nya dari negara lain. Ia bisa hidup layak dengan atraksi skateboard-nya di even2 internasional di luar negeri. Profesi menjanjikan.

Lalu ada bartender yang merelakan diri bermain botol selama setahun untuk memperkaya atraksinya di depan konsumen. Dia pun menangguk sukses, prestasi, uang dan pengalaman keliling dunia dari permainan botolnya yang mendebarkan. Ia bahkan membuka sekolah bermain akrobatik botol. Surprise. Orang Indonesia ternyata kreatif dan mencengangkan. Aplaus buat mereka.

3 informasi ini seolah klop dengan apa yang dikatakan Mario Teguh di acara Golden Ways petang harinya ( 3/5/2009 ) ; Tuhan menciptakan setiap dari kita dengan kemuliaan. Maka, bersungguh-sungguhlah dalam sekecil apapun peran anda di dunia ini ( lalu lihat apa yang terjadi ). ( Vitri, 12/5/2009 )

Written by Nanin Topi

12/05/2009 at 12:42

Ditulis dalam pesan kehidupan

Tagged with

Pesan kehidupan

leave a comment »

Pesan kehidupan berupa catatan harian saya, yang berkaitan dengan tema blog ini. Menyusul…

Keteduhan tepi pantai. Damai.

Keteduhan tepi pantai. Damai.

Written by Nanin Topi

17/04/2009 at 11:40

Ditulis dalam pesan kehidupan

Tagged with