Cinta Keluarga

piece of mind, harmony couple, happy family

Tertawa & olok2 di realty show jodoh. Martabatnya mana ?

with 2 comments

Sebuah ajang cari ajang franchise asing di Indonesia. Akankah belahan hati anda yang diridhai Allah ditemukan di sini ?

Perjodohan sebenarnya urusan agung yang langsung terhubung dengan Tuhan. Sangat keterlaluan bila manusia menjadikannya reality show yang mencederai martabat.

Banyak orang bergidik ngeri menyaksikan pertunjukan cari jodoh di sebuah teve swasta. 30 pasang mata seperti ‘menguliti’ lawan jenisnya di panggung. Mereka dieksploitasi guna menjaring pemirsa dan pengiklan demi keuntungan materi. Acara berlisensi Fremantle Media ini terlebih sukses di Spanyol, Belanda dan Denmark. Di Indonesia, selain meraih rating tinggi, juga menjungkirbalikkan makna mencari jodoh. Penonton akan terjerumus kesimpulan prematur, bahwa untuk menggaet wanita terkesan mengedepankan kepemilikan mobil pribadi, rumah pribadi, perusahaan pribadi atau rekening pribadi.

Persepsi pemirsa juga diracuni, bahwa wanita cukup tampil sensual yang ‘membakar’ mata kontestan pria. Dengan busana super minim, menyingkap aurat, berdandan menor dan gerakan merangsang. Tak perlu susah2 memperindah akhlak. Boleh saja pria berperilaku baik atau berjiwa sosial, tapi kalau profesinya tak menjanjikan kekayaan harta, ia hanya numpang lewat. Peserta wanita tak malu menyibak kerakusannya. Tak bisa berkedip melihat uang, atau mencari pria yang mampu menafkahi 20 juta rupiah per bulan. Silakan saja wanita lembut, berbusana sopan, tampil di panggung. Tapi kalau tidak cantik, tidak seksi, tidak berpakaian terbuka, peserta pria serempak menolak. Wanita baik itu dipersilakan keluar arena secepatnya.

Tak puas cuma menolak, mereka tak sungkan mencoreng arang di kening. Dengan pedas peserta pria menolak seorang wanita ; “Terlalu kurus, badannya juga kecil !” , “Baik sih, tapi kurang putih !” , “Gemuk amat !” . Sebaliknya, peserta wanita tak kalah judes menolak laki2 ; “Gaji saya lebih besar dari dia !” , “Gue model, butuh dana besar untuk perawatan tubuh !” , “Aku tak suka cowok botak !”. Kalau begini yang kasihan adalah orang yang berniat serius, yang ternista gara2 keisengan dan ketamakan orang lain. Seorang wanita yang mengaku model betah menjadi peserta selama berminggu-minggu. Ia ketagihan menolak berbagai jenis pria. Ia tahu posisi kamera yang menguntungkan penampilannya. Tak malu2 berjoget centil dekat bintang tamu supaya disorot kamera. Promosi diri.

Jika dicari nilai positifnya ; pertama, mencari jodoh bukan urusan pribadi, tapi juga tanggung jawab masyarakat. Kedua, membangun semangat terus optimis mencari jodoh. Tak perlu putus asa gara2 usia, status duda atau janda. Ketiga, kegiatan cari jodoh bisa ceria dan melatih rasa percaya diri. Keempat, jika sampai menikah dan membangun keluarga sakinah akan berpahala.

Kemudaratan ajang cari jodoh ini ; pertama, niat mempertemukan jodoh lebih ditujukan untuk menghibur penonton hingga peserta terkondisi melakukan cara2 yang kurang bermartabat, menimbulkan sakit hati. Kedua, kriteria duniawi sangat kentara. Faktor kepribadian, kecemerlangan intelektual tak menentukan. Seolah dalam pernikahan yang dicari adalah pelampiasan seks dan harta, bukan keberkahan. Demi mendapat suami kaya, mereka rela merendahkan harga diri dan menjatuhkan saingan. Ketiga, peserta diarahkan menyontek pergaulan barat. Pegangan tangan, ciuman, memeluk, merangkul, dibiasakan begitu saja, padahal belum menikah. Kemesraan ilegal itu difasilitasi di romantic room. Keempat, usaha meraih legitimasi dengan menghadirkan seorang yang mengaku ustad, yang merestui hubungan perjodohan 2 insan beda agama. Apa dalilnya ? Apa dasarnya Al-Qur’an dan Hadis menghalalkan acara hedonis itu ? Kalau pun sekarang mengandalkan peramal cinta, membodohi akal sehat, peramal kok dipercaya ?

Ajang cari jodoh ini sangat laku. Indikatornya terlihat dari iklan yang membludak. Banjir uang. Perlu dipertanyakan, apakah nilai kebaikan lebih dominan dibanding keburukan ? Dalam Islam, kewajiban mencari jodoh bagi anak perempuan adalah tugas ayah atau walinya. Jika ayah atau wali tak bisa melakukan kewajiban mencari pria shaleh sebagai suami puterinya, maka negara yang bertugas mengurusinya sesuai syariat. Celakanya, saat ini, ayah saja tak lagi tahu kewajibannya, apalagi negara.

Perjodohan masa Rasul, wanita boleh agresif namun tetap elegan.

Di tengah kesibukannya memimpin negara dan membina kehidupan agama, Nabi Muhammad masih mengurus perjodohan. Kampanye perjodohan Rasul dimulai dengan menanamkan nilai leluhur yang terangkum dalam hadis,”Wanita itu dinikahi karena 4 perkara ; karena hartanya, karena kebaikan keturunan atau kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah karena faktor agama, karena dengan demikian itu engkau akan berbahagia.” ( HR.Bukhari dan Muslim ).

Setelah para pencari jodoh menyerap nilai Islami, maka Rasul melanjutkan misinya dengan menunaikan tugas mediator ( mak comblang ). Sangat banyak perjodohan berlanjut hingga ke jenjang pernikahan berkat media tsb, seperti Zaid bin Haritsah yang mantan budak dengan Zainab binti Jahsy, puteri bangsawan. Puteri Rasul, Fatimah yang cantik dinikahi prajurit melarat bernama Ali bin Abi Thalib. Mereka, generasi yang menikah demi ridha Allah. Bukan terbuai rayuan setan.

Ada kejadian menarik yang dipetik dari kitab Tahrir al-Mar’ah fiy ‘Ashriy al-Risalah karya Abdul Halim Abu Syuggah, bahwa sahabat bernama Anas menyaksikan seorang wanita mendatangi Nabi Muhammad dan berkata,”Wahai Rasul, apakah engkau berminat menikahiku ?”. Keberanian wanita itu mengagetkan puteri Anas hingga berkomentar,”Alangkah sedikitnya rasa malu perempuan itu.” Anas menasehati puterinya,” Wanita itu lebih baik daripada dirimu. Dia senang kepada Rasul lalu menawarkan diri untuk dinikahi.”

Dari kisah itu disimpulkan, mencari jodoh di depan umum atau secara terbuka, sebetulnya tidak masalah. Asalkan orang2 yang mendampingi/ menyaksikan tergolong shaleh dan mampu menjaga martabat kita. Tidak masalah kalau publik kita sebijaksana Anas. Ia akan membantu meredam kemungkinan buruk. Tapi menjadi masalah, kalau ditonton jutaan pemirsa yang ikut mentertawakan dan memperolok-olok. Wallahu’ alam bilshawab. ( Rina Novia/ Hidayah, Feb’2010 )

Iklan

Written by Nanin Topi

03/02/2010 at 15:01

Ditulis dalam resep cinta

Tagged with

13 jalan menuju sukses bagi perempuan masa depan.

leave a comment »

Siap menyongsong masa depan. Siapkan dirimu, wanita ...

Perempuan saat ini harus siap menghadapi perubahan nilai2 yang ada di masyarakat. Dalam masyarakat yang sedang berubah, ada tekanan yang menimbulkan ketegangan, panik, sedih, juga kegembiraan yang tak terkendali, kata Dr.Hj.Endang Pudjiastuti Untung, M.Pd, psikolog, pemerhati masalah perempuan, pemilik praktik psikologi dan pengembangan pribadi “Anugrah Aji”. Untuk itu, perempuan diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya baik untuk kepentingan pribadi, atau sebagai ibu, istri dan anggota masyarakat. Dalam menyongsong masa depan yang penuh ketidakpastian, perempuan harus belajar dan belajar. Tigabelas cara yang dianjurkan Endang ;

  1. Mengembangkan sikap mental positif yang ujungnya memberikan kepuasan batin, untuk mengganti pikiran negatif yang merusak diri.
  2. Memastikan tujuan, di kantor, kehidupan rumah tangga, masyarakat, membuat individu mampu menentukan langkah selanjutnya.
  3. Bekerja maksimal bahkan melebihi yang harus dikerjakan, hasilnya pun akan melebihi yang diterima selama ini.
  4. Belajar dari kekalahan dan kegagalan. Kekuatan akan tumbuh dari kelemahan, sementara kegagalan bisa mendorong seseorang melakukan usaha istimewa. Jika gagal katakan pada diri,”Saya tidak akan melakukan kesalahan itu lagi.”
  5. Inisiatif pribadi, berusaha kreatif dalam melakukan sesuatu dan bersemangat untuk mengatakan pada diri, “Ayo, jalan terus.”
  6. Memiliki antusiasme, suatu kondisi atau pikiran yang penuh semangat, sekaligus memberi inspirasi pada seseorang untuk bertindak. Semangat tsb mudah menular dan mempengaruhi siapa saja yang berhubungan dengan pemilik antusiasme ini.
  7. Memiliki kepribadian menyenangkan. Untuk memiliki kepribadian ini kita sendiri yang memutuskan apakah ini menjadi orang menyenangkan atau sebaliknya. Namun, percayalah, memiliki kepribadian menyenangkan juga bisa memberi kesenangan tersendiri bagi diri.
  8. Disiplin diri, modal besar untuk maju. Dengan disiplin diri, bahkan gunung tinggi pun bisa kita taklukkan.
  9. Menganggarkan waktu dan uang dengan perencanaan yang tepat. Rahasia orang sukses adalah mampu menganggarkan pemasukan dan pengeluaran secara tepat dan cermat. Waktu adalah modal yang dapat diubah menjadi kekayaan yang diinginkan. Waktu bisa dibagi menjadi 3 bagian besar, yaitu tidur, bekerja dan rekreasi. Bagilah secara proporsional.
  10. Menjaga kesehatan fisik dan mental. Kemampuan kompetisi anda sangat bergantung pada kesehatan anda.
  11. Memiliki relasi sosial yang luas. Bergabung dengan orang yang memiliki nilai, tujuan dan minat yang sama, bisa mendukung kegiatan anda. Jika berada dalam kelompok, tidak ada masalah yang terlalu sulit untuk dipecahkan, dan tidak ada cita2 yang terlalu tinggi untuk dicapai. Bekerja dalam tim menimbulkan komitmen kuat untuk kepastian yang sama. Bekerja secara tim tak selalu pekerjaan kantor. Di lingkungan keluarga pun bisa, seperti menjadi panitia pernikahan, di mana semua anggota termasuk anda berusaha untuk satu tujuan ; membuat pesta pernikahan yang sukses.
  12. Memiliki visi yang kreatif. Gunakan imajinasi untuk menetapkan tujuan dan mampu memusatkan pikiran pada satu pokok permasalahan agar dapat menguasainya. Berpikir secara akurat. Pemikir yang cermat akan belajar mempercayai keputusannya sendiri. Berhati-hati pada siapa pun yang mencoba mempengaruhi.
  13. Penghayatan iman. Percaya bahwa berbuat baik pada orang lain akan berdampak positif pada diri anda, meski tak seorang pun melihat perbuatan anda, kecuali Tuhan. ( Uci/PR, 3/1/2010 )

Written by Nanin Topi

05/01/2010 at 16:06

Ditulis dalam resep cinta, resep sehat

Tagged with

BUBUR CANDIL

leave a comment »

Bubur candil

Bahan :

  • 250 gr tepung ketan
  • 1 sdt air kapur sirih
  • ½ sdt garam
  • 200 ml ail ( I )
  • 300 gr gula merah
  • 50 gr gula pasir
  • 2 lbr daun pandan
  • 500 ml air ( II )
  • 4 sdm tepung beras, larutkan dgn sedikit air

Cara membuat :

  • Campur tepung ketan, air kapur sirih, garam dan air ( I ), uleni hingga dapat dipulung.
  • Buat bola2 sebesar kelereng, sisihkan.
  • Rebus gula merah, gula pasir, daun pandan dan air ( II ) hingga gula larut, saring, didihkan.
  • Masukkan bola2 ketan, masak hingga mengapung. Masukkan larutan tepung, aduk hingga masak, angkat. Untuk 8 orang.

Written by Nanin Topi

23/12/2009 at 13:51

Ditulis dalam resep masak

Tagged with

BATAGOR

leave a comment »

Batagor bersiramkan saus kacang. Camilan lezat ini bisa anda jumpai di Bandung, kota asalnya. Seperti juga brownies kukus, kue sus merdeka, pisang molen, dll.

Bahan I :

  • 100 gr ikan tenggiri ( ambil dagingnya saja )
  • 50 gr lem aci ( 200 ml air, 2 sdt garam, 1 sdt gula, campur & didihkan, masukkan 35 gr tepung sagu/ aci yg dilarutkan dlm 50 ml air, aduk hingga kental menyerupai lem )
  • 50 gr tepung aci/ sagu
  • 1 btr telur
  • 5 siung bawang putih
  • 2 sdt garam
  • 1 sdm gula pasir
  • 2 btg daun bawang ( ambil bag.hijaunya saja ) rajang halus

Bahan II :

  • 8 bh tahu segitiga yg sdh digoreng
  • 10 bh pangsit

Cara membuat :

  1. Masukkan semua bahan I ( kecuali daun bawang ) dlm chopper/ food processor, haluskan hingga m’jadi adonan yg liat.
  2. Masukkan daun bawang & lanjutkan proses penghalusan & pengadukan.
  3. Ambil adonan kurang lebih 1 sdm, masukkan dlm tahu segitiga & pangsit.
  4. Goreng batagor hingga matang, hidangkan dgn saosnya.

Saos kacang :

  • 100 gr kacang goreng
  • 5 siung bawang putih
  • 3 sdt garam
  • 50 gr gula pasir
  • 8 sdm kecap manis
  • 1 liter air

Cara membuat :

  • Campur seluruh bahan ( kecuali gula ) & haluskan dgn menggunakan blender.
  • Masak di atas api kecil hingga wangi & kacang matang
  • Masukkan gula & masak kembali.

Written by Nanin Topi

17/12/2009 at 15:34

Ditulis dalam resep masak

Tagged with

Kekuatan dalam kesederhanaan

leave a comment »

Mario Teguh di “Golden Ways” pernah mengatakan ; Kekuatan dalam kesederhanaan, hanya orang yang mengerti yang bisa memahami kekuatan seperti itu. Rasanya sulit bersikap sederhana dewasa ini. Di kala nilai seseorang ditentukan oleh merk baju yang dikenakan, ponsel yang digunakan, mobil yang dikendarai dan berapa rumah yang dimiliki. Pandangan orang langsung menghujam ke bawah ketika seseorang mencoba tampil sederhana. Ia tak diikutsertakan dalam kegiatan sebuah kelompok. Ia tak masuk daftar undangan pengajian di rumah gedongan, tetangganya. Petugas parkir mentertawakan mobil keluaran lama yang ingin diseberangkan seperti mobil keluaran terbaru di depannya, padahal ia membayar harga parkir sama banyaknya. Kasir supermarket tak menggubris permintaan pembeli ndeso yang membawa belanjaan sama banyak dengan pembeli sebelumnya. Bahkan matanya mengabaikan kehadiran pembeli ndeso ini, walau ia memberi keuntungan sama besar bagi toko majikannya. No eye contact. Nggak level. Is it ?

Pencitraan material begitu intens di media audio visual kita. Sampai orang melupakan kebenaran. Sampai orang berani korupsi. Karena masyarakat permisif dengan perilaku buruk, mengedepankan pencapaian fisik. Orang di penjara karena korupsi dan KDRT bukan akhir dunia, toh mobil masih mewah, rumah masih mentereng, masyarakat masih tertawa-tawa menyambutnya. Tidak ada hukuman sosial. Mana mau kapok ? Bandingkan dengan kasir yang langsung buang muka, di depannya ada orang kampung bawa keresek besar. Hukuman sosial langsung dikenakan pada orang yang berpenampilan sederhana dan jujur. Orang langsung kapok miskin, lalu ramai2 korupsi atau menyuap untuk memperoleh status. Ungkapan It’s good to be important, but more important to be good. Knowlegde is power, but character is more. Memang, hanya dipahami orang yang bening hati. Karena luas wawasannya, ia paham makna kehidupan. Paham apa yang benar2 berarti. Kekuatan dalam kesederhanaan hanya bisa dibaca oleh orang2 langka ini. Siapkah anda hanya dikenali oleh mereka yang segelintir ini ? Siapkan mental baja menghadapi sisanya.

Cara meraih kebahagiaan.

Berpikirlah bahwa ;

  • Ketika kita minta disabarkan oleh-Nya, Allah akan mendatangkan orang dengan peran tertentu untuk memberi peluang bersikap sabar pada kita sehingga Allah bisa menilai sikap kita terhadap orang tsb, untuk diberi pahala jika pantas.
  • Seorang yang sudah damai, gembira, berani biasanya akan berupaya. Itulah untungnya orang beriman dengan benar.
  • Strategislah dalam menyampaikan rahasia hati anda. Jika masih jadi pemulung, katakan anda sedang membuat pengait yang lebih baik dan berusaha menjualnya. Jangan langsung bilang akan jadi menteri atau punya pabrik tapioka, agar tak ditertawakan orang. Sedikit demi sedikit dan masuk akal, sampai orang bisa dan siap menangkap informasi dari anda.
  • Anak raja yang berhasil, dibanding anak pemulung yang berhasil akan berbeda derajat keberhasilannya. Penting juga mengetahui dari mana anda memulainya sehingga kesuksesan itu terasa fenomenal.
  • Hak kebahagiaan milik semua orang. Tapi pastikan dulu, sebelumnya anda sudah berupaya bersungguh-sungguh, memantaskan diri untuk menerimanya. Cara bahagia adalah dengan cara menyingkirkan hal2 yang tak membahagiakan.
  • Kekuatiran yang banyak adalah ketakutan. Takutlah hanya pada Allah. Jangan takut pada lainnya ( kehilangan jabatan, gaji, dll ), karena Allah penjamin semua urusan. Saya + Allah = cukup. Allah akan memelihara orang2 yang menyiarkan kebaikan pada manusia.
  • Native Dean, grup musik hip hop muslim di Amerika. Salah satu anggotanya bernama Abdul Malik. Ia pernah belajar ilmu silat di Indonesia dan kini mengajar silat di Washington, AS. Syiar Islam yang unik, juga salah satu cara membahagiakan diri, menenangkan hati.

Written by Nanin Topi

11/12/2009 at 09:46

Ditulis dalam pesan kehidupan, resep cinta

Tagged with ,

Anang – Krisdayanti, don’t let you down ..

with 2 comments

Anang & Krisdayanti ketika masih bersama. Sekarang sudah berpisah secara resmi. Mungkinkah waktu mampu menyembuhkan luka di hati keduanya ? Rujuk kembali ? Mungkinkah cinta sejati masih memberi ruang bagi mereka bersatu lagi ? Jagad musik kita kehilangan salah satu pasangan serasi. Sedih.

“…tahulah,” kata putri pasangan Anang-Krisdayanti ketika ditanya wartawan soal pengusaha Timor Leste yang dikabarkan dekat dengan diva pop Indonesia itu. Saya agak terkejut seorang anak bisa bicara tanpa respek tentang ibunya. Anak yang dulu dirayakan ulang tahunnya begitu mewah, kabarnya sampai 1 milyar, dengan jerih payah kedua orang tuanya. Sekilas wajah kedua anak itu terlihat acuh, suntuk. Secara keseluruhan tidak simpatik. Mungkin kelewat dimanja. Jika dihadapkan situasi demikian, saya akan langsung menarik si bocah ke ruangan khusus, menanyainya hingga tuntas kenapa ia bersikap seperti itu. Dia akan terus duduk di kursi hukuman, sampai minta maaf, telah berkata tidak hormat tentang mama atau papanya.

Anak bukan dewa, nalarnya belum terbentuk, emosinya belum matang, mengatakan apa saja sesuai mood-nya tanpa menunggu faktanya secara lengkap, tak terpikir untuk bersabar terlebih dahulu, melakukan konfirmasi dari berbagai pihak yang bisa dirugikan oleh sudut pandangnya yang subyektif ( over reaktif karena takut kehilangan ) dan bisa jadi keliru.

Krisdayanti sebuah aset berharga di negeri ini. Ia menjadi panutan banyak penyanyi muda untuk menjadi bintang bersinar, menjadikan musik Indonesia menjadi tuan di negeri sendiri. Secara psikologis, KD mungkin punya beban untuk terus menjadi lokomatif biduanita Indonesia. Dalam letihnya, dalam keterbatasannya, mungkin ia tidak bisa sempurna menjadi istri dan ibu yang baik, karena sering meninggalkan rumah demi show. Saya pernah baca, Anang sering mengurus makan sendiri, ia tak ingin merepotkan istrinya yang sedang sibuk dengan profesinya. Pengorbanan seorang suami yang layak diapresiasi. Setahu saya, momen penting mempererat ikatan keluarga adalah percakapan di meja makan. Setidaknya sekali saat makan malam. Apakah momen itu diupayakan di rumah Anang-KD ?

Seperti Ahmad Dani yang bercerai dengan Maya, Anang juga sangat concern pada perkembangan anak. Benar, doa anak shaleh memang bisa meringankan dosa2 orang tuanya di akhirat. Tapi, jika anak melihat perpecahan orang tuanya, lalu tak bisa melaluinya dengan baik, memaknainya dengan benar, apakah ia bisa jadi anak shaleh ?

Penyanyi kulit hitam Seal, yang beristrikan super model cantik, Heidi Klum memandang istrinya yang terpenting dalam hidupnya, baru kemudian anak2, ibu dan teman2nya. Yang paling membahagiakan anak adalah melihat orang tuanya rukun dan penuh cinta. Baru kemudian, orang tua menyayanginya. Jangan kebalik ; anak dulu dilimpahi kasih sayang, sedang istri harus berkorban melayani anak sampai dirinya sendiri terlantar, terakhir diurus. Keliru besar. Istri mesti tetap bisa merawat diri, cantik, enjoy dan menikmati hidupnya. Kegembiraan yang terpancar akan menggembirakan orang sekitarnya. Tanpa ia perlu melakukan banyak hal untuk suami dan anaknya.

Anak bisa berkompromi jika ibunya tak sempat membuat bekal makanan sekolah, telat mengambil rapor, punya acara rekreasi sendiri, pergi kumpul2 dengan teman sehobi, mendahulukan kesenangannya sebelum kesenangan anak dan hal remeh lainnya. Tapi, anak akan hancur hatinya, membekas hingga tua, jika orang tuanya tak lagi saling cinta, menjelek-jelekkan pasangan ( artinya juga menghina DNA anak, anak merasa berasal dari benih yang jelek ), apalagi sampai bercerai dengan menyimpan dendam permusuhan. Trauma seumur hidup. Kebahagiaan ayah ibu adalah kebahagiaan anak. Anak sangat peka dengan aura kasih yang terpancar dari interaksi mesra antara ayah dan ibunya. Hati anak berbunga-bunga, senyumnya mengembang.

Jika KD mengatakan ia merasa kurang nyaman, kurang bahagia, Anang jangan sensi dulu. Tilik dulu persoalan prioritas ini, anak dulu atau istri dulu yang disanjung, diperhatikan, dipenuhi kebutuhan psikisnya. Banyak wanita setelah menjadi ibu atau pendamping seseorang kehilangan jati dirinya, kebahagiaannya, karena jungkir balik memenuhi tuntutan menjadi ibu dan istri sempurna yang tak pernah ada batasnya. Pernyataan “kurang nyaman, kurang bahagia” bisa jadi hanya sinyal, lampu oranye untuk memperbaiki hubungan yang kini dirasa monoton, kurang kejutan, kurang gairah. Tidak men-judgment seluruh hubungan yang telah berjalan 13 tahun. Menjulangnya karir KD dan Anang, juga pujian sebagai pasangan abadi adalah bukti kesuksesan kalian membina hubungan sekaligus karir yang nyaris sempurna. Kami sebagai penikmat musik di tanah air, mafhum, di belakang kesuksesan KD, ada seorang Anang yang hebat. Don’t let you down. Both of you.

So, anak bukan segala-galanya. Istri atau suami adalah prioritas utama. Trust each other. Evaluasi hubungan kalian dan keinginan masing2 dengan kepala dingin di tempat yang betul2 rileks tanpa gangguan. Anak2 akan ikut ( segera masuk paket ) jika hubungan orang tuanya harmonis. Anak2 bisa survive melebihi yang kita duga. Right, kids ?

Update : Krisdayanti sudah resmi bercerai dengan Anang. Sayang sekali.


Written by Nanin Topi

11/12/2009 at 09:43

Ditulis dalam resep cinta

Tagged with ,

Cinta tak bersyarat, mata berbinar & anak2 yg memukau

leave a comment »

Menggemaskan melihat anak kecil berpolah lucu. Yang saya lihat di tayangan Oprah Show ( 6/9/2009 ) tak hanya lucu tapi juga memukau. Mereka adalah penari gelang dari Selandia Baru, baru 6 tahun usianya. Penari breakdance dari Seatle, AS, baru 7 tahun. Penyanyi yodel dari Tennese, AS, 13 tahun. Kyle Jones, penari tap dance, 13 tahun. Graham, penghafal serba serbi presiden Amerika, 7 tahun. Dalton, pembicara yang bercita-cita menjadi reporter teve, 13 tahun. Michael Province, violin virtuoso, sejak 6 tahun. Connie Talbot, penyanyi cilik semerdu lagu “Ben”-nya Michael Jackson, 7 tahun. Manusia karet yang beraktraksi profesional, 12 tahun.

Pemegang sabuk hitam, beratraksi dengan mata tertutup kain dan senjata, baru 13 tahun. Saya ingat juga bocah perempuan, 6 tahun, meniru tepuk tangan penonton yang terkagum padanya yang hafal lokasi manapun di peta dunia. Juga ada Charice, 16 tahun, yang duet dengan Celine Dion menyanyikan “Power of Love” dengan suara menggetarkan di panggung spektakuler dengan ribuan penonton. Merindingkan bulu kuduk. Charice mengubah trauma hidupnya ( melihat ayah menembak ibunya ), lubang hitam di hatinya, menjadi energi luar biasa untuk menjadi seseorang yang bisa menghidupi sekaligus melindungi ibunya yang teraniaya. Ia sudah mengangankan itu sejak umurnya 3 tahun. Di kamar, ia menggambar penyanyi idolanya, Celine Dion. 13 tahun kemudian papan visual di benaknya terwujud !

Unconditional love ( cinta tak bersyarat ) memang luar biasa. Keajaiban2 yang dititipkan Allah pada anak manusia, bisa dikeluarkan orang tua dengan memberi cinta sepenuh hati. Siapa bilang, orang sulit cari makan jaman sekarang ? Allah menciptakan manusia lengkap dengan rejekinya. Buktinya, para orang tua yang jeli melihat bakat anaknya dan mengasahnya dengan bijak seperti contoh di atas. Anak hanya ingin kehadiran utuh dan cinta orang tuanya. Dipandang dengan mata berbinar oleh ayah ibunya setiap bersua dengannya. Do you see me ? Love me back. Jika itu dilakukan dengan tulus, tahu2 orang tua tak perlu pusing dengan penghasilan untuk menghidupi keluarga. Anak2 yang diasuh dengan benar sudah memberi kecukupan baginya, jiwa raga.


“Apel busuk” yang dengki dan pendendam

Di sisi lain, saya juga melihat sesepuh, 73 tahun, yang gampang percaya omongan bunglon penipu. Tak cukup percaya diri menggunakan akal sehatnya untuk menyimak kebenaran yang diargumentasikan anak muda tentang penipu itu. Pensiunan, 64 tahun, masih menggunakan intimidasi dan kebohongan untuk mencoba mengendalikan gadis muda untuk mengatrol nilai tawar dirinya di depan istrinya, pasca stroke 4 kali. Pensiunan guru, 77 tahun, yang masih mengandalkan perdukunan dan status “sesepuh”-nya untuk menilep uang sewa kontrakan milik mantan majikannya. Pensiunan guru SMP, 67 tahun, yang merasa terpandang di lingkungannya dan mengecilkan siapapun lawan bicaranya. Setelah sekarat, kerasukan, ketahuan menggunakan jimat untuk menjaga harta bendanya, nenek ini masih tak sudi mendengar saran tetangga2nya. Dan sederet orang lainnya yang mengandalkan teror, intimidasi, manipulasi dan akal bulus untuk mendapatkan keinginannya atau mengisi perutnya. Iri dendam adalah tabiatnya. Iri adalah sifat yang merusak semua kebaikan, kata Quraish Shihab, suatu pagi.

Si sirik tak punya kebisaan lain. Isi otaknya hampir kosong karena malas belajar. Merasa sudah pakar melebih siapapun. Orang pandai pada standar normal ( agama, adat, norma universal ), di matanya adalah orang paling goblok, karena ia punya standar nilai sendiri yang dia reka2 ketika melamun di kegelapan. Ia menghormat pada uang dan keuntungan yang bisa diperolehnya, bukan manusia dengan kejujuran dan kebaikannya. Ada uang abang sayang, tak ada uang abang melayang adalah mottonya. Habis manis sepah dibuang. Tak bisa membaca kebaikan orang, apalagi berterima kasih dan membalas kebaikan itu. Dipikirnya perolehan itu hasil kepintaran dan usahanya sendiri. Seharam apapun adalah prestasi baginya. Mengakali orang baik menjadi hal yang membanggakannya. Senyum seringai langsung menghiasi bibir tipisnya. Meski, belum 1 meter ia meninggalkan anda. Perwujudan setan yang nyata. Sungguh menantang dan melecehkan.

Dan orang2 sesat ini lebih banyak daripada orang2 baik. Tak heran, jika hanya 1 dari 1000 orang yang masuk surga. Anda lebih sulit menemukan orang yang benar2 berkualitas sekarang ini. Berintegritas tinggi sekaligus mengabdi pada kebenaran sejati. Berani meniti jalan sulit, sesepi dan sengeri apapun jalan kebenaran itu. Banyak orang memilih mencari selamat sendiri. Go to hell kesusahan orang lain. “Apel2 busuk” ini adalah anak2 yang tak pernah dewasa. Yang tak mengenyam cinta tak bersyarat dari masa kecilnya. Cinta tak bersyarat adalah kemampuan seseorang untuk mencintai apa adanya. Dari lahirnya, keadaan terburuknya, anak perlu yakin bahwa ia selalu dicintai, dengan atau tanpa berbuat sesuatu.

Wahai, orang tua .. hadirlah dan cintailah buah hatimu.


Written by Nanin Topi

11/12/2009 at 09:40